Militer AS mengatakan sebuah kapal yang diduga penyelundup narkoba diserang di Pasifik, menewaskan dua tentara AS

 – Beragampengetahuan
2 mins read

Militer AS mengatakan sebuah kapal yang diduga penyelundup narkoba diserang di Pasifik, menewaskan dua tentara AS – Beragampengetahuan

Militer Amerika pada hari Senin mengumumkan “serangan kinetik yang mematikan” terhadap kapal yang diduga membawa narkoba di perairan internasional di Pasifik timur yang menyebabkan dua orang lainnya tewas.

Pentagon merilis video serangan tersebut, sehingga jumlah total serangan Angkatan Laut yang diketahui menargetkan tersangka penyelundupan narkoba menjadi 30 sejak September, dengan jumlah korban tewas mencapai sedikitnya 107 orang, menurut data militer AS.

Komando Selatan AS mengatakan dalam sebuah postingan di X, platform media sosial milik Elon Musk yang memposting gambar serangan tersebut, bahwa serangan tersebut dilakukan atas arahan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.

“Intelijen memastikan bahwa kapal tersebut transit di sepanjang rute perdagangan narkoba yang diketahui di Pasifik Timur dan terlibat dalam aktivitas perdagangan narkoba,” kata militer. “Tidak ada tentara AS yang terluka.”

Donald Trump telah membenarkan serangan terhadap tersangka penyelundup narkoba dengan secara keliru mengklaim bahwa setiap pengiriman menewaskan 25.000 orang Amerika.

Presiden mengatakan kepada seorang pendukungnya di sebuah acara radio di New York pada akhir pekan bahwa Amerika Serikat pekan lalu “menghancurkan… sebuah pabrik besar atau sebuah fasilitas besar… tempat asal kapal-kapal itu” di Venezuela, tanpa mengatakan apakah serangan itu benar-benar terjadi.

Ketika ditanya oleh wartawan tentang komentar tersebut pada hari Senin, Trump bersikeras bahwa serangan itu memang terjadi. “Terjadi ledakan besar di area dermaga dan mereka memuat obat-obatan ke dalam kapal,” kata Trump kepada wartawan sebelum makan siang bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Florida. Trump, Gedung Putih, dan Pentagon tidak memberikan rincian lainnya. “Jadi kita habis-habisan dan sekarang kita ke wilayah ini, ini wilayah penerapannya, di situlah mereka menerapkannya dan itu sudah tidak ada lagi,” kata Presiden.

Contents

berita dunia



berita dunia hari ini

berita dunia terkini, berita viral dunia, berita bola dunia
, berita terbaru hari ini di seluruh dunia, berita terkini dunia, berita sepakbola dunia, berita dunia terbaru, berita dunia internasional

#Militer #mengatakan #sebuah #kapal #yang #diduga #penyelundup #narkoba #diserang #Pasifik #menewaskan #dua #tentara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *