Pengertian, Karakteristik, Ciri-Ciri Dan Prinsip Inovasi

Prinsip inovasi – Seseorang yang inovator akan selalu berusaha untuk berkembang dengan memperkenalkan sesuatu yang baru/unik yang berbeda dari yang sudah ada. Inovasi merupakan sikap penting bagi seorang wirausahawan. Seorang wirausahawan yang selalu berinovasi dalam usahanya. Maka dia akan mendapatkan keuntungan dan kesuksesan. Inovasi merupakan konsekuensi dari karakteristik wirausahawan yang mampu melakukan perubahan terhadap lingkungan. Inovasi secara tidak langsung menjadi ciri pembeda antara pengusaha dan masyarakat biasa, bahkan pengusaha.

Seorang wirausahawan akan selalu berpikir untuk melakukan sesuatu yang berbeda, tidak seperti kebanyakan orang yang berpikir dan melakukan. Kreativitas dan inovasi adalah kemampuan untuk mengubah sumber daya yang kurang produktif menjadi sumber daya yang produktif untuk memberikan nilai ekonomi. Secara langsung atau tidak langsung, wirausahawan adalah orang yang mampu melakukan perubahan terhadap lingkungan.

Contents

Pengertian Inovasi

Inovasi adalah ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh orang atau unit adopsi lainnya. Teori ini mengasumsikan bahwa inovasi menyebar di masyarakat menurut pola yang dapat diprediksi.

Beberapa kelompok orang akan menerima inovasi segera setelah mereka mempelajarinya. Meskipun beberapa kelompok masyarakat lainnya membutuhkan waktu yang lama untuk kemudian menerima inovasi tersebut. Ketika sebuah inovasi diterima secara luas di antara orang-orang, itu dibicarakan atau diremehkan.

Ciri-Ciri Inovasi

  • Adanya kekhususan/kekhususan berarti bahwa inovasi tersebut memiliki ciri khas dalam hal ide, program, mekanisme, sistem, termasuk kemungkinan untuk memperoleh hasil yang diharapkan.
  • Prinsip inovasi – Adanya ciri atau unsur kebaruan dalam arti suatu inovasi harus memiliki ciri karya dan pemikiran yang memiliki tingkat orisinalitas dan kebaruan.
  • Program inovasi dilakukan melalui program yang terencana dalam arti inovasi dilakukan melalui proses yang tidak terburu-buru, tetapi inovasi dipersiapkan secara matang dengan program yang jelas dan terencana sebelumnya.
  • Inovasi yang dilaksanakan memiliki tujuan, program inovasi yang dilaksanakan harus memiliki arah yang ingin dicapai, termasuk arah dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut.

Karakteristik Inovasi

1. Keunggulan relative (relative advantage)

Keunggulan relatif adalah sejauh mana suatu inovasi dianggap lebih baik/lebih besar dari sebelumnya. Hal ini dapat diukur dari beberapa aspek seperti ekonomi, prestise sosial, kenyamanan dan kepuasan.

2. Kompatibilitas (compatibility)

Kompatibilitas adalah sejauh mana suatu inovasi dianggap konsisten dengan nilai-nilai yang berlaku, pengalaman masa lalu, dan kebutuhan pengikut. Misalnya, jika suatu inovasi atau ide baru tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku, maka inovasi tersebut tidak dapat diterima dengan mudah.

3. Kerumitan (complexity)

Kerumitan adalah sejauh mana suatu inovasi dianggap sulit untuk dipahami dan digunakan. Ada inovasi tertentu yang mudah dipahami dan digunakan pengikut, dan ada pula yang sebaliknya. Semakin mudah bagi pengikut untuk memahami, semakin cepat suatu inovasi dapat diadopsi.

4. Kemampuan diujicobakan (trialability)

Trialbility adalah sejauh mana suatu inovasi dapat diuji untuk satu derajat atau yang lain. Sebuah inovasi yang dapat diuji dalam pengaturan dunia nyata biasanya akan diadopsi lebih cepat. Dengan demikian, agar cepat diadopsi, suatu inovasi harus memiliki keunggulan.

5. Kemampuan untuk diamati (observability)

Observability adalah sejauh mana hasil suatu inovasi dapat dilihat oleh orang lain. Semakin mudah seseorang melihat hasil suatu inovasi, maka semakin besar kemungkinan orang atau sekelompok orang tersebut akan mengadopsinya.

Jenis Kemampuan Berinovasi

  • Invensi adalah penemuan produk atau jasa yang benar-benar baru.
  • Ekstensi (pengembangan) adalah penggunaan baru atau aplikasi lain dari produk, layanan, atau proses yang sudah ada.
  • Duplikasi (pembelian), replikasi kreatif dari konsep yang ada.
  • Sintesis, yaitu kombinasi dari konsep atau faktor yang ada saat menggunakan komposisi baru.

Prinsip Inovasi

  • Prinsip keharusan meliputi: melakukan analisis kemungkinan, keinginan untuk memperluas wawasan, niat untuk bertindak secara efektif, niat untuk tidak berpikir.
  • larangan meliputi: larangan bertindak bijaksana, larangan serakah, larangan berpikir terlalu jauh ke depan.

Generasi Inovasi

Abad ke-20 melihat banyak perubahan mendasar dalam cara perusahaan menghasilkan ide dan nilai baru dan membawanya ke pasar. Pada abad ini, model “closed innovation” sangat berhasil meningkatkan produktivitas perusahaan. Namun seiring dengan banyaknya inovasi di bidang teknologi informasi, banyak pula kritik terhadap model “inovasi tertutup” dan peralihan ke model “inovasi terbuka”. Perubahan tersebut berdampak pada perubahan dalam dunia akademik, dimana fenomena dan keterkaitannya dengan berbagai disiplin ilmu dipersepsikan lebih terbuka dibandingkan abad sebelumnya.

Gerakan teori perubahan/inovasi konsep telah melahirkan perjalanan melalui regenerasi konsep dan pendekatan. Selanjutnya akan dijelaskan perubahan generasi inovasi. Penting untuk melihat posisi penelitian ini dan pendekatan yang digunakan dalam perjalanan teori inovasi dan metodologinya. Ada dua perspektif dalam analisis generasi model inovasi, yang diambil dari Davenport (2003) dan Marinova (2003).

Demikianlah artikel tentang inovasi semoga bisa menambah pengetahuan anda semua. Terimakasih.

Baca Juga: Pengertian,Fungsi,Tujuan,Ciri-Ciri,Struktur Proposal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *